2019 Menjadi awal Kebangkitan IoT, Optimis Atau Kuatir!!

IoT menjadi hal yang tidak asing lagi ditelinga kita dan se-akan-akan menjadi hal yang “embleded” dalam gaya hidup modern saat ini.

Yah benar saja, beberapa waktu lagi IoT akan meng-otak-i banyak perangkat di sekitar kita, Mobil, TV, Jam pintar, dan peralatan rumah tanggapun tak luput dari pengembangan Iot. Dalam dunia industri, peralatan dan mesin industri sudah berkembang lebih cerdas dan terkoneksi satu dengan yang lain dalam pemanfaatan data yang mengarah pada share data resource demi tercapaintya efisiensi. Paradigma barupun muncul dengan istilah Predictive Maintenance . Predictive Maintenance merupakan suatu pengamatan secara sistematik yang disertai dengan analis teknis – ekonomis untuk menjamin berfungsinya suatu peralatan produksi dan memperpanjang umur peralatan industri. Tujuan dari Preventive Maintenance adalah untuk mencapai suatu tingkat pemeliharaan terhadap seluruh peralatan produksi agar memperoleh suatu kualitas produk yang optimum, kegiatan pada Preventive biasanya meliputi ,Inspeksi, Pemeliharaan berjalan / sering disebut Running maintenance, Shutdown Maintenance yang kesemuanya dianalisis oleh perangkat IoT

Berikut ini beberapa prediksi tentang perkembangan tren IoT di masa depan:

Dinia Busines akan sangat serius terhadap IoT

Menurut penelitian yang diadakan oleh Forrester, Dunia Bisnis akan didominasi oleh perusahaan yang mengadopsi IoT pada tahun 2019 dengan 85% perusahan-perusahaan berusaha mengiplemtasikan dan bahkan mewajibkan Pengembangan IoT di perushaan mereka.

IoT menawarkan keuntungan yang sangat besar dalam bisnis, sebegai contoh, beberapa waktu yang lalu, kita mungkin pernah mendengar bahwa mannequins atau Orang-orangan pada displai baju atau sejenisnya yang mampu berkomunikasi dengan pelanggan, smartphone yang mampu memberikan informasi detail tentang produk mereka dan masih banyak contoh lainnya.

Di bidang Manufaktur, Sudah sangat jelas ketika IoT memberikan kontribusi besar dalam memberikan laporan secara mendetail tentang kondisi peralatan industri dan efisiensi ke perangkat smart device yang terkoneksi lainnya.

Perangkat akan lebih Ber “suara”

IoT akan menjanjikan fasilitas berupa suara, Kita akan mampu menggunakan suara kita untuk mengontrol perangkat Smart Home seperti Alexa Hub dan echoo besutan Amazon, Siri besutan Apple dan Google Home. Bayangkan jika seorang sepulang dari kerja kemudian memasuki rumahnya dan cukup dengan perintah suara Ia mampu mengkontrol semua peralatan yang ada dirumahnya, seperti lampu, termostart, AC, TV perangkat multimedia dan bahkan Ia bisa menanyakan informasi tentang kandungan nutrisi kepada kulkas pintarnya saat ia hendak memakan makanan yang ada dikulkasnya. amazing bukan!! hanya dengan bersuara saja!!

Perusahaan mobil pun nantinya tak mau kalah, mereka berlomba mengembangkan Virtual Asisten untuk membantu pengemudi dalam memberikan informasi relevan tentang kendaraan dan informasi pendukung lainnya, menampilkan data dan notifikasi kepada pengemudi yang kesemuanya tidak ada kontak mata dan fisik (UI) dengan Assiten. Berterimakasihlah kita dengan teknologi Voice Control (natural-language driven feedback)

Voice Control memungkinkan menyajikan cara terbaik berinteraksi yang tetap mengedepankan prinsip dasar keselamatan mengemudi yaitu dengan meniadakan kontak vision antar pengemudi dengan assisten sehingga pandangan pengemudi akan tetap fokus pada kondisi jalan dan lalulintas. Tangan pengemudi tetap fokus dengan stir, tidak ada input manual dan Handfree.

Voice Recognition (Natural language Processing) menjadi kunci pengembangan teknologi ini yang semua orang dapat menggunakan untuk menunjang kerja lebih efektif dan menunjang gaya hidup modern.

Peran Komputasi menjadi kolaboratif

Kedepannya, proses komputasi akan bersifat kolaboratif dalam rangka efektifitas dan efisiensi penggunaan data.

Sebagai contoh, kamera keamanan (CCTV dan sejenisnya), dalam skala besar sistem kamera keamanan akan mentransfer data video hitungan terabyte ke server pusat atau cloud, tetapi sesungguhnya mungkin hanya sekitar beberapa megabyte data video yang menunjukan aktifitas mencurigakan.

Ketika Perangkat kamera keamanan ini mampu membuat proses komputasi sendiri dari pada hanya sekedar meneruskan apa yang ditangkap sensor ke jaringan. tentu saja efektifitas penggunaan sumber daya jaringan akan tercapai.

Pada contoh di atas, algotritma Image Recognition yang mampu berjalan di perangkat kamera keamanan diatas software atau embeded OS sangat diperlukan dalam menganalisa pergerakan mencurigakan yang ditangkap sensor kamera kemudian disimpulkan sebagai data penting untuk diteruskan ke server pusat data. tentu saja hanya data penting yang ditangkap dari masing masing kamera keamanan tersebut. sudah terbayang berapa efektif data yang akan dilewatkan dalam jaringan dan yang akan di simpan di penyimpanan?.

Artificial Intelligence (AI) akan menjadi tulang punggung perkembangan dan implemantasi IoT

Artificial intelligence (AI) dan IoT merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam perkembangan teknologi saat ini. IoT sangat berguna dan bahkan cukup tangguh dalam menopang infrastuktur teknologi modern. Pada saat sebuah perusahaan mempunyai ratusan ataupun ribuan perangkat atau mesin yang saling terkoneksi, bertukar data dan berkolaborasi dalam proses produksi, menganalisa data yang sangat besar yang tidak mampu diproses oleh tenaga atau pikiran manusia, Mesin-mesin yang mampu beroperasi dan berkoordinasi satu dengan yang lainnya dalam proses produksi. Dan situlah peran IoT dan AI berada!

Sebagaimana Network IoT kian hari kian bertambah dan semakin komplek, Pengembangan IoT dan AI menjadi hal yang sangat penting dalam rangka menjamin apakah teknologi tersebut AMAN?

Tekologi 5G Menjadi Nyawa Implementasi IoT

Tahun ini menjadi momentum penting dari transisi menuju jaringan 5G, Teknologi ini digadang-gadang mampu beroperasi 20x lebih cepat dibandingkan dengan teknologi 4G saat ini. IoT sangat bertumpu pada kecepatan dan ketersediaan mobile data yang reliable. Bagaimana operator penyedia layanan dapat memberikan akses data yang cepat dan tentu saja aman.

Dengan Mobile data yang cepat dan stabil akan menjamin konektifitas yang cukup komplek yang dimana perangkat IoT akan sangat masif digunakan di rumah, kantor, perusahaan dan tempat-tempat fasilitas umum lainnya.

Mungkin kita tidak lupa dengan konsep smart city serta konsep autonomous di beberapa fasilitas, serta pengembangan konsep self-driving, autonomous cars, dan Kendaraan trasportasi umum public transport yang akan mendapatkan manfaat skalabilitas bandwidth yang tersedia dilayanan 5G.

So, sudah siapkah kita menuju revolusi industri tersebut???
Banyak kekhawatiran yang muncul, bukan tanpa sebab, melainkan hal tersebut menjadi warning buat kita dalam mengembangkan IoT dan AI.

Seorang takut dan paranoid dengan AI ketika Amazon Echo dan Google assisten terlibat perdebatan lebih tepatnya obrolan

Atau debat antara AI robots Sophia & Han ?

Atau suatu saat kita akan takut bangun tidur ketika Skynet a.k.a Genisys mengambil alih peradaban manusia (terminator)

Entah lah…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *