Home » Android » Android 12 lompatan besar dari Google dengan memperkenalkan Material You sebagai antarmuka

Android 12 lompatan besar dari Google dengan memperkenalkan Material You sebagai antarmuka

Pada 2020 kita tidak mendapatkan update dari Google I/O dikarenakan adanya pandemi, google sendiri meniadakan Google I/O mengingat situasi yang belum memungkinkan saat itu

Sekarang pada tahun 2021, Google menyelanggarakan Google. I/O secara virtual ang dilaksanakan di Amphitheatre in Mountain View, CA dengan kemasan seperti kebanyakan perusahaaan lainnya misal Apple dengan WWDCnya

Disini akn diberikan sedikit penjelasan tentang Google I/O 2021 dan memberikan apa saja yang google luncurkan di keynote tersebut.

Google I/O

Q: apa itu Google I/O?
A: 
Google I/O adalah even tahunan para developer dimana google mengumungkan serta meluncurkan peangkat baru, software baru dan beberapa inoasi terkait produk pruduk tersebut

Q: Kapan Google I/O 2021?
A: even ini dilaksanakan pada selasa 18 mei 2021 dengan pesentasi keynote dari Sundar Pichai dan beberapa eksekutif

Apa sajakah yang di sajikan?

Android 12 reveal and the first public beta

Pengumuman yang paling ditungu tunggu adalah peluncuran Android 12 dengan diperkenalkan UI penerus terbaru yang sebelumnya googe menggunakan material desaign dan pada pluncuran kali ini memeperkenalkan Material You. Menawarkan pemilhan konstumisasi warna yang dapat secara otomatis beradaptasi dengan mengambil karakter warna dari wallpaper kita.

Android 12 merupakan peluncuran update yang kita tungu tunggu yang berfokus pada personalisasi dan kostumisasi yang lebih cantik tanpa meningggalkan fungsionalitas. Berikut ini beberapa fitur android 12.

Lebih Menekankan pada personal experience

Android 12 membawa perubahan design dalam sejarah perkembangan Android’. Mulauai dari colors to the shapes, light dan motion.

Personalization

Gif of one phone fanning into five phones that show different color schemes.

Berawal dari Android 12 padaperngkat Pixel kita dapat secara bebas mengkostumisasi dengan custom color palette dan mendesain ulang widgets. dengan menggunakan color extraction, kita dapat memilih wallpaper kemudia sistem secra otomatis menentukan warna apa yang dominan yang akan menentukan warna dari keseluruhan OS: notification shade, lock screen, volume controls, widget baru dan masih banyak lainnya.

See also  Microsoft AI : Microsoft Excel Saat ini Mampu Mengubah Foto Menjadi Digital Spreadsheets
Gif of clock zooms in on phone screen where the widget sits on the home screen.

Fluid motion dan animasi

Gif showing notifications being dismissed from the lock screen and the swipe up to the home screen.

Pada saat kita pegang perangkat kita akan menemui pengalaman yang berbeda seakan akan lebih hidup dan intuitif dengan sensasi berbeda pada tap, swipe dan scroll. Perangkat kita lebih responsif pada sentuhan kita dengan animasi dan transisi. Ketika kita abaikan notifikasi di lock screen, tampilan jam pada lock screen menjadi besar menyesuaikan deng proporsi layar.

Perangkat android kita akan lebih cepat dan responsif dengan tanpa mengabaikan efisiensi daya seingga Sceen on time dapat dimakimalkan. Pencapaian efisiensi ini berkat pengurangan CPU time pada core system services sampai dengan 22% dan pengurangan penggunaan big cores pada system server sampai dengan 15%.

Mendesain kembali system spaces

Gif of phone screen swiping down to notification shade to show quick settings for Google Pay and Device Controls.

Beberapa hal terpenting pada sistem space seperti notifikasi shade, quick setting dan fungsi tombol power telah dikostumisasi untuk mendapatkan kemudahan. Notifikasi shade lebih intuitif dan powerfull, mial saja kita sedang mendengarkan atau menonton konten multimedia, Quick setting menyajikan kontrol pada kontrol seleuruh OS dengan tap dan swipe.

Quick setting space terlihat berbeda sekarang dengan penambahan fitur google pay dan kontrol pada google home. Yang lebih kerennya lagi terdapat akses cepat pada pengaturan privasi dengan dengan fitur aktif-menonaktifkan kamera dan micropone

Private and secure by design

Android 12 memberikan fitur yang memberikan kepada kita transparansi dalam hal privasi, aplikasi aplikasi yang menggunakan data hak akses privasi akan ditampilkan dan diinformasikan kepada pengguna pada privasi dashboard

Gif of phone screen showing privacy dashboard and opens location usage

Privacy Dashboard memberikan single view pada pengaturan privasi bagaimana data diakses, seberapa sering oleh aplikasi apa saja pada perangkat kita.

Gif of phone screen swiping down to quick settings to show new camera and mic toggles

Google menmbahkan indikator bar di kanan atas di status bar ketike aplikasi mencoba mengakses kamera atau microphone, dan kita diberikan pilihan akses 2 toggles baru di quick setting untuk mendisable kamera ataupun microphone.

See also  Windows akan mempunyai intergrasi Linux file di file explorer mereka
Gif of phone screen showing ability to give app access to approximate location

Googel juga memberikan akses kontrol lebih seberapa banyak informasi data dipergunakan oleh aplikasi. Pada akses lokasi terdapat dua opsi share akses lokasi, approximate location permission, apilikasi hanya diijinkan mengakses perkiraaan saja, misal pada aplikasi prakiraan cuaca, berbeda dengan akses lokasi persisi atau akuran yang sering dipergunakan pada aplikasinavigasi.

fitur privasi baru di Android 12, diberikan perlindungan langsung dari OS. terdapat beberap kemungkinan untuk AI menggunakan fitur baru yang mmbantu pengguna. Dan ini alasan mengapa google memperkenalkan Android Private Compute Core. Fitur baru tersebut memperkenalkan kepada kita tenologii baru yang memberikan jaminan atas privasi secara default dengan memastikan bahwa data pribadi kita aman, privat dan terjadi secara lokal diperangkat kita.

Private Compute Core memungkinan untuk mengaktifkan fitur Live CaptionNow Playing dan Smart Reply. Semua audio dan language processing terjadi di sisi perrangkat, diisolasi dari jaringan untuk menjamin privasi pengguna. Yang lebih mengejutkan lagi adalah Private Compute Core bersifat open source dan sangat terbuka untuk diverifikasi dan diawasi oleh komunitas keamanan dunia.

Untuk android 12 itu tersediri dapat dicoba di berbagai perangkat Android pada versi beta. Penasaran ingin mencoba Android 12. semoga saja perangkat kita mendapat kesempatan untuk icip icip OS besutan google tersebut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *