Home » MacOS » Seorang Youtuber Berhasil menginstal macOS Big Sur di Perangkat Mini PC – Lathe Panda Alpha

Seorang Youtuber Berhasil menginstal macOS Big Sur di Perangkat Mini PC – Lathe Panda Alpha

Menanamkan macOS di perangkat non-Apple menjadikan tantangan tersendiri dikarenakan proses tersebut tidaklah mudah, membutuhkan sedikit energi dan waktu lebih banyak, pengguna harus ngoprek mempersiapkan segala seshuatunya, mulai melihat kompatilitas perangkan hardware per hardware. Proses ngoprek tersebut dikenal dengan proses hack untuk memasukan machintosh di PC intel based ataupun AMD, akhirnya komunitas tersebut dikenal dengan komunitas hackhintosh.

Pengguna harus menyiapkan ramuan khusus dalam membuat media instalasi dari USB flash ataupun HD external dengan tweak di sana sini agar proses instalasi dapat berjalan dengan baik di PC, kemudian jangan harap semua proses instalasi dapat berjalan dengan baik disemua perangkat, kadang perlu mencoba berulang ulang karena pengguna mengalami stuck di proses instalasi kemudian membaca eror log dari proses instalasi. dan tidak berhenti sampai di situ saja, ketika proses instalasi berhasil pengguna harus berjuang lagi memaksimalkan dukungan hardware agara berjalan dengan baik, seperti display agar resolusi dan hardware acceleration berjalan, bagaimana soundcard dapat berfungsi, wifi dan perangkat lainnya. dan ingat proses itu tidaklah mudah dan banyak yang sampai menyerah dan akhirnya memutuskan untuk membeli costum PC dengan mac di dalamnya.

Seorang YouTuber memutuskan untuk menamkan OS besutan Apple ke perangkat yang tidak biasa dioprek oleh komunitas Hackintosh. Sebut saja Ike T. Sanglay Jr, Ia telah berhasil membuat handheld mini PC yang berjalan macOS Big Sur.

Dari segi hardware, seperti pengrangkat PC mini lainnya . Ike menggunakan LattePanda Alpha SBC (single board computer) dengan Intel Core m3 processor, 8GB RAM, 240GB SSD, dan Arduino Leonardo microcontroller.

Berikut ini lineup Lathe Panda

  • CPU:Intel 8th m3–8100y
  • Core:1.1-3.4GHz Dual-Core,Four-Thread
  • Benchmark (PassMark): Up to 4128, double computing power compared with same price range products in the market
  • Graphics:Intel HD Graphics 615, 300-900MHz
  • RAM:8G LPDDR3
  • eMMC:64GB
  • External Memory:
    • 1x M.2 M Key, PCIe 4x, Supports NVMe SSD and SATA SSD
    • 1x M.2 E Key, PCIe 2x,Supports USB2.0, UART, PCM
  • Connectivity:WIFI 802.11 AC, 2.4G & 5G
  • Dual Band Bluetooth 4.2
  • Gigabyte Ethernet
  • USB Ports:3x USB 3.0 Type A / 1x USB Type C, supports PD, DP, USB 3.0
  • Display:HDMI Output / Type-C DP Support / Extendable eDP touch displays
  • Co-processor:Arduino Leonardo
  • GPIO & Other Features:2x 50p GPIOs including I2C, I2S, USB, RS232, UART, RTC,Power Management,Extendable power button,everything you need
  • OS Support:Windows 10 Pro / Linux Ubuntu
  • Dimension: 115mm * 78mm * 14 mm
See also  Ubah GIMP dengan UI Ala Photoshop dengan Tweak dari Github

Sedangkan untuk kontrolernya

The Arduino LEONARDO is an integrated USB HID Arduino board. Ideal for projects requiring the board to behave (act) as a USB human interface devices.

Dirakit bersama dengan display, keyboard dengan case 3D-printed dilengkapi dengan kipas pendingin di dalamnya.

Sanglay eventually boots the thing up, and sure enough, macOS Big Sur is there. The battery indicator doesn’t appear to be working, but the interface otherwise seems fully operational in the limited footage we see

Simak video youtubr berikut, Tertaring untuk ngoprek, bergabunglah di group hackintosh, Ariel Noah aja Hachintosher juga lho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *